TPP Kawal Proses Pemeringkatan BUMDes Mattirodeceng Desa Boiya Melalui Aplikasi, Tingkatkan Kualitas Pengelolaan

Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Boiya, dimana Pengurus BUMDes Mattirodeceng Desa Boiya didampingi langsung oleh Ibu Amalia selaku Pendamping Desa dan Bapak Jufri selaku Pendamping Lokal memfokuskan pendampingan pada pengisian data, verifikasi administrasi, hingga input data lengkap ke dalam sistem aplikasi pemeringkatan BUMDes secara daring.

Kegiatan pemeringkatan BUMDes merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengelompokkan dan menilai kinerja BUMDes di seluruh Indonesia berdasarkan kriteria yang meliputi aspek kelembagaan, pengelolaan usaha, permodalan, serta manfaat bagi masyarakat desa. Melalui pemeringkatan ini, akan diketahui posisi dan kelas BUMDes, mulai dari kelas Pemula, Berkembang, Madya, hingga Utama.

Sejak pukul 08.30 pagi, proses pendampingan berjalan dengan sangat intensif. Tim Pendamping Desa dan PLD memandu pengurus BUMDes secara rinci, mulai dari pemahaman indikator penilaian, kelengkapan berkas pendukung, hingga teknis pengoperasian aplikasi agar seluruh data yang dimasukkan akurat, sah, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengurus BUMDes Mattirodeceng Desa Boiya mengapresiasi kehadiran tim pendampingan yang selalu sigap membantu. Menurut mereka, bimbingan teknis ini sangat membantu mengurangi kesalahan input data dan mempercepat proses pelaporan. “Tanpa didampingi, kami mungkin akan mengalami kesulitan dalam memahami alur sistem aplikasinya. Alhamdulillah, berkat arahan Pendamping Desa dan PLD, proses pemeringkatan hari ini berjalan lancar dan tuntas,” ungkap Ketua BUMDes Desa Boiya.

Dengan selesainya kegiatan ini, diharapkan data pemeringkatan BUMDes Mattirodeceng Desa Boiya tercatat dengan baik dalam sistem nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi pengurus untuk terus meningkatkan tata kelola organisasi dan usaha, guna mengejar predikat BUMDes yang maju, mandiri, dan bermanfaat bagi peningkatan pendapatan asli desa serta kesejahteraan masyarakat Desa Boiya pada umumnya.

Kegiatan ditutup pada siang hari setelah seluruh rangkaian pengisian dan pengiriman data dalam aplikasi dinyatakan selesai dan terkirim ke dalam sistem.

Penulis: Nur Amalia Aliman (Pendamping Desa Kec. Maiwa)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top