
KALUPPANG 15/4/2026 – Pemerintah Desa Kaluppang, Kecamatan Maiwa, mulai mematangkan rencana pembangunan Jembatan Limpas Banjir di Dusun Wanua. Pembangunan infrastruktur krusial ini dipastikan akan mengutamakan keterlibatan warga setempat sebagai tenaga kerja utama.
Langkah awal komitmen tersebut ditandai dengan digelarnya rapat persiapan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di Masjid Haqqul Yakin, Desa Kaluppang, Rabu (15/4/2026). Pertemuan ini dirancang untuk menyamakan persepsi teknis sekaligus mematangkan pembagian tugas sebelum kegiatan fisik resmi digulirkan.
Transparansi dan Penguatan Kapasitas Pekerja
Rapat yang berlangsung selama 3,5 jam (pukul 09.00–12.30 WITA) ini dihadiri oleh 15 orang, yang terdiri dari Sekretaris Desa, Tim Pengadaan Barang/Jasa Desa (TPK), calon pekerja, Pendamping Desa (PD), serta Pendamping Lokal Desa (PLD).
Dalam arahannya, Pendamping Lokal Desa (PLD) Kaluppang Juarsa menegaskan bahwa pembekalan ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahan teknis di lapangan.
“Rapat persiapan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh calon pekerja memahami detail teknis setiap sub-kegiatan pembangunan jembatan. Di sisi lain, TPK juga harus benar-benar paham tupoksinya dalam mengawasi jalannya kegiatan pembangunan infrastruktur,” ujar PLD di hadapan para peserta.
Detail Teknis dari Galian hingga Cor
Tak sekadar seremoni, pertemuan ini langsung masuk ke pembahasan teknis yang mendalam. Pendamping Desa (PD) Herdian memberikan asistensi mendetail, mulai dari standarisasi proses galian tanah hingga spesifikasi pembuatan cor jalan pada Jembatan Limpas Banjir tersebut.
Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Desa Kaluppang optimistis kegiatan infrastruktur ini dapat berjalan sesuai target, tepat waktu, dan memiliki kualitas fisik yang bertahan lama. Selain untuk mengatasi masalah aksesibilitas warga saat musim banjir, kegiatan pembangunan yang menggunakan skema Padat Karya Tunai (PKT) ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga Dusun Wanua secara langsung melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
Kontributor: Herdian Sijaya (Korcam Maiwa)

